![]() |
| Wakil Presiden Zimbabwe, Constantino Chiwenga terlihat bersama istrinya Marry ( kanan) saat menghadiri upacara pelantikan Presiden Emmerson Mnangagwa pada tahun lalu . | SCMP |
Mantan model sekaligus istri wakil presiden Zimbabwe, Marry Chiwenga akhirnya didakwa atas kasus percobaan pembunuhan terhadap suaminya, Constantino Chiwenga. Tidak hanya dikenai pasal percobaan pembunuhan, pada Senin (16/12), Marry juga mendapatkan dua dakwaan lain, yaitu pencucian uang dan penipuan.
Dilansir dari South China Morning Post pada Senin (16/12), dalam sidang yang berlansung di Pengadilan Hakim Harare, Marry dituduh telah melakukan upaya pembunuhan lantaran ia sempat menolak memberikan perawatan medis darurat kepada suaminya yang sakit. Alih-alih membawa ke dokter, Marry justru diketahui memaksa Chiwenga tinggal di hotel saat tiba di Afrika Selatan pada Juli lalu.
Pun ketika Chiwenga akhirnya berhasil dirawat di rumah sakit pada 8 Juli, Marry sempat meminta pihak keamanan untuk pergi dan meninggalkannya sendirian di kamar bersama suaminya tersebut. Namun, saat tidak ada pengawasan dari petugas, Marry dituduh telah mencabut infus lengkap dengan kateter intravena yang dipasang di pergelangan tangan Chiwenga.
Akibat perbuatannya tersebut, Chiwenga pun dilaporkan menderita pendarahan hebat. Setelah sukses mencabut infus, Marry juga dituduh telah memaksa Chiwenga turun dari tempat tidurnya dan keluar dari bangsal. Namun, usaha Marry ini pun akhirnya gagal setelah dicegat oleh pihak keamanan di luar kamar rumah sakit.
Pascainsiden tersebut, wakil presiden Zimbabwe ini akhirnya diterbangkan ke China untuk menerima perawatan medis lanjut selama empat bulan.
Bulan November, Chiwenga kembali ke Zimbabwe dan langsung mengklaim bahwa dia telah menderita striktur esofagus, sebuah kondisi di mana pasien mengalami kesulitan menelan karena adanya penyempitan atau pengencangan kerongkongan.
Sementara, dalam kasus pencucian uang, Marry dituduh telah menggelapkan sekitar USD 1 juta (Rp14 miliar) ke negara tetangga Afrika Selatan. Dalam aksinya ini, Marry dilaporkan berpura-pura membayar barang-barang yang tidak pernah ia bawa ke Zimbabwe.
Marry dan Chiwenga diketahui sudah menjalin hubungan sebelum dan sesudah suaminya tersebut berhasil memimpin militer dalam upaya penggulingan mantan presiden Robert Mugabe, yang mengundurkan diri pada tahun 2017. Namun, Marry dan Chiwenga terkesan mulai menghilang dari sorotan publik ketika mereka sakit. Keduanya bahkan diketahui sempat menderita pembengkakan pada anggota tangan mereka. Sementara, Marry sama sekali tidak terlihat di depan umum dengan Chiwenga sejak wakil presiden Zimbabwe tersebut kembali dari China pada bulan November lalu.
Sumber: https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar